KEMAMPUAN BAHASA
INGGRIS ITU PENTING
Sebagai mahasiswa, memiliki kemampuan bahasa inggris
yang baik adalah suatu hal yang sangat penting, mengingat bahasa inggris saat
ini banyak digunakan dalam berbagai hal, khususnya dalam dunia pendidikan. Sehingga tidak gaul rasanya, jika kamu seorang
mahasiswa, namun tidak memiliki kemampuan bahasa inggris yang baik, akan ada
banyak hal yang tidak bisa kamu ikuti, semisal program international, apalagi
jika kamu nantinya memiliki rencana untuk melanjutkan studi ke tingkat
pascasarjana, maka kemampuan bahasa inggris
sangatlah di perlukan.
Dalam bahasa inggris, ada dua hal yang harus kamu
miliki, yaitu TOEFL (Test of English as foreign language) dan IELTS
(International english language testing System). Keduanya sama-sama adalah test yang digunakan
untuk menguji kemamapuan bahasa Inggris.
TOEFL (test of English as foreign language)
TOEFL ada dua jenis, yaitu TOEFL PBT
(Paper baset test) dan IBT (Internet Based Test). TOEFL PBT atau biasa dikenal
dengan TOEFL ITP (Institutional program), adalah test TOEFL yang berstandar
Asia, dan paling banyak digunakan di Indonesia, karena selain biaya tesnya
murah, soal yang diujikan juga tidak terlalu suit. Dalam testnya, TOEFL ITP menggunakan
kertas atau paper. Artinya, baik soal
maupun lembar jawaban di kerjakan di kertas. Materi yang diujikan terdiri dari
tiga bagian, yaitu Listening (mendengar), Structure and written expression
(Tata bahasa dalam bahasa inggris) dan Reading (membaca teks), dengan range
score 217-677.
Sedangkan TOEFL IBT (Internet based
test) adalah TOEFL yang menggunakan internet, jadi baik soal maupun jawaban dikerjakan
di komputer yang tersambung langsung dengan pelaksana test pusat, ETS (English
testing System) yang berlokasi di Amerika. Materi yang diujikan terdiri dari
bagian listening (Mendengarkan), Structure and written expression (tata
bahasa), Reading (membaca teks) dan writing (menulis). Dengan range skor 0-120.
Bedanya dengan TOEFL PBT, TOEFL IBT adalah TOEFL yang berstandar International, sehingga bisa
digunakan di berbagai Negara di Luar negeri. Kecuali Negara-negara tertentju
yang sudah tidak lagi menerima TOEFL.
IELTS
(International English Languange tesing System)
IELTS (International English Language Testing System), adalah
format tes kemampuan berbahasa Inggris terbaru yang diselenggarakan oleh Universitas
Cambridge, British Council dan IDP Education Australia yang sengaja di keluarkan untuk keperluan studi dan bekerja. Bagian test IELTS terdiri dari kemampuan
mendengarkan, membaca, menulis dan berbicara. Dibandingkan dengan TOEFL, saat
ini IELTS mulai banyak digunakan diluar negeri, seperti di Australia, kanada,
selanda baru, inggris dan berbagai Negara lainnya. Hal ini karena IELTS di
nilian lebih valid dan sesuai dengan kenyataan. Jadi, kalau kamu mau studi atau
bekerja ke Negara-negara tersebut harus menggunakan IELTS, karena TOEFL tidak
lagi di terima.
Dengan memiliki kemampuan bahasa
inggris yang baik, maka kamu akan memiliki banyak peluang dan bisa melewati beberapa hal berikut ini :
1. Syarat
lulus S1
Untuk bisa lulus S1, beberapa kampus
dalam negeri menggunakan TOEFL sebagai syarat tambahan, bisa jadi salah satunya
adalah kampus tempat kamu kuliah. Skor TOEFL yang disayaratkan rata-rata
minimal 450, atau IELTS, 4.5.
2. Berpartisipasi
dalam program International
Di kampus, akan ada banyak sekali pilihan
program yang berskala international yang bisa kamu ikuti. Sangat disayangkan,
jika kesempatan tersebut di lewatkan. Karena selain bisa menambah ilmu dan
pengalaman, juga bisa memperluas jaringan dengan mahasiswa-mahasiswa di luar
negeri. Keren kan. Namun untuk bisa
mengikuti program tersebut, kamu setidaknya mampu berbahasa inggris yang
dibuktikan dengan skor TOEFL minimal 500 atau IELTS 5.0.
3. Mendukung
Studi
Saat mengerjakan tugas, penelitian dan Skrpsi,
kadangkalah sumber materi atau jurnal local saja tidak cukup, kita juga perlu
materi atau jurnal international namun berbahasa Inggris. Oleh karenanya,
kemampuan bahasa inggris yang baik sangat diperukan untuk bisa memahami isi
dari jurnal tersebut.
4. Kesempatan
memperoleh beasiswa S1
Ada banyak sekali beasiswa yang bisa
diraih untuk mendukung biaya studi kamu. Seperti PPA, BBM, beswan jarum, astra
dan lain-lain. Selain penilaian IPK dan Prestasi lainnya yang kamu miliki, menulis
di formulir dan melampirkan sertifikat kemampuan bahasa inggris yang kamu
miliki, juga bisa jadi akan menjadi poin penilain buat kamu untuk mendapatkan
salah satu beasiswa tersebut.
5. Syarat
seleksi masuk pascasarjana
Saat ini, untuk melanjutkan studi ke tingkat
pascasarjana, hampir semua perguruan tinggi, baik dalam negeri maupun di luar
negeri mensyaratkan kemampuan bahasa inggris berupa TOEFL atau IELTS sebagai
syarat tambahan. Untuk dalam negeri, skor minimumnya adalah 450-500 untuk TOEFL
ITP, dan 4.5-5.0 Untuk IELTS. Sedangkan untuk luar negeri, skor minimumnya
adalah 550 Untuk TOEFL dan 6.0-7.0 untuk IELTS.
6. Syarat
seleksi beasiswa pascasarjana
Jika ingin melanjutkan studi ke tingkat
pascasarjana, baik program magister maupun doktor, ada banyak sekali beasiswa
yang bisa dilamar. Baik beasiswa yang berasal dari dalam negeri, maupun dari
luar negeri. Dalam negeri contohnya, LPDP, Beasiswa unggulan. Luar negeri
contohnya USAID, AAS, Monbuso, dan lain sebaginya. Untuk melamar beasiswa
tersebut, salah satunya mensyaratkan skor toefl atau ielts. untuk dalam negeri,
minimal harus memiliki skor TOEFL minimal 450, atau IELTS Minimal 5.0 untuk
program studi tujuan dalam negeri. Untuk program studi luar negeri, setidaknya
harus memiliki skor toefl 550 atau ielts 6.5. Sedangkan untuk beasiswa yang
berasal dari luar negeri, umumnya rata-rata untuk tujuan studi luar negeri dari
negara pemberi beasiswa itu berasal. Sehingga menyaratkan skor toefl minimal 550
(untuk beberapa negara di Asia), dan IELTS 6.5 (untuk negara-negara di eropa,
austarila dsb).
7. Seleksi
masuk kerja
Setelah kamu lulus dan memutuskan untuk
mencari kerja, bisa jadi posisi yang kamu lamar akan menambahkan bahasa Inggris
sebagai syarat seleksi. Banyak sekali lembaga-lembaga pemberi kerja yang sudah
mulai menjadikan bahasa inggris sebagai salah satu bagian dari persyaratan tes
masuk. Contohnya seleksi CPNS dibererapa kementrian, seleksi pegawai BUMN,
seleksi pegawai di perusahaan international, dan bahkan banyak perusahaan dan
lembaga swasta yang juga menjadikan bahasa Inggris sebagai salah satu
persyaratan. Jika kamu memiliki skor TOEFL/IELTS yang memenuhi, tentunya kamu
akan memiliki peluang.
Itulah
beberapa peluang dan alasan, kenapa kamu sebagai mahasiswa, harus memiliki
kemampuan bahasa inggris yang baik. Untuk mendapatkan skor yang bagus pada TOEFL dan IELTS, pada umumnya
tergolong sulit. Misalnya untuk mendapatkan skor 500 pada Toefl ITP, karena
semua kemampuan dalam bahasa inggris akan di ujikan. Sehingga, butuh waktu yang cukup lama untuk
mempelajarinya. Oleh karenanya, aturlah waktumu, dan buatlah perencanaan watu
belajar sedini mungkin, jangan sampai nantinya menyesal, ketika ternyata
kemampuan bahasa inggris menjadi penghalang untuk mendapatkan apa yang kamu
inginkan di masa mendatang.
Adapaun untuk jadwal belajar bisa dilakukan di
sela-sela waktu senggang aktivitas perkuliahan, misalnya di sore hari atau
dimalam hari, jika terlalu sibuk, bisa juga dilaksanakan saat libur semester
tiba. Untuk media atau lokasi belajar, ada beberapa alternatif yang bisa kamu
pilih,
1.
Pusat Pelatihan Bahasa
Universitas
Setiap universitas umumnya memiliki
pusat pelatihan bahasa sendiri. Dan salah satu programnya yaitu pelatihan
bahasa Inggris, mulai dari dasar hingga jenjang TOEFL dan IELTS. Kamu bisa
memilih opsi ini, karena selain tutor dan fasilitasnya yang memadai, biasanya
akan diberikan keringanan biaya untuk mahasiswa yang berkuliah di universitas
tersebut.
2.
Lembaga kursus Mandiri
setempat
Di setiap kota atau daerah, akan selalu ada lembaga yang
menyediakan jasa kursus bahasa Inggris. Kamu bisa mencari dikota dimana kamu
kuliah. Tinggal meyesuaikan dengan Biaya dan jadwal.
3.
Kampung Inggris Pare
Kediri
Kampung Inggris Pare Kediri adalah tempat
kursus bahasa Inggris yang paling populer dan banyak diminati oleh para
pelajar. Lokasinya berada di Kampung Pare, Kediri, Jawa TImur. Disana terdapat
puluhan lembaga kursus bahasa inggris dengan spesifikasi dan keahliannya
masing-masing. Kamu bisa memanfaatkan waktu libur semester untuk belajar di
Kampung Inggris, pare.
4.
Kursus Bahasa Inggris
Online
Dengan memafaatkan media social
seperti Facebook, Line dan Whatsup, saat ini banyak terdapat lembaga yang
menawarkan jasa kursus bahasa inggris online. Kamu juga bisa memilih opsi ini,
karena selain biayanya yang murah, kamu tidak perlu repot-repot ke lokasi
kursus.
5.
Belajar Otodidak
Jika
terlalu sibuk, atau tidak cukup biaya, belajar otodidak atau belajar sendiri
mungkin bisa menjadi pilihan. cara ini banyak dipraktekkan dan tak sedikit juga
yang berhasil memperoleh skor TOEFL atau IELTS yang tinggi. Hanya saja butuh
kedisiplinan dan komitmen.
Komentar
Posting Komentar